Home / Berita / Disparpora Kotabaru Gelar Bimtek Kreasi Buket Bunga Segar, Dorong Pelaku Kriya Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal
09 Juli 2026
Kotabaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru melalui Bidang Pertunjukan Event dan Ekonomi Kreatif menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Subsektor Kriya "Kreasi Buket Bunga Segar Berbasis Ekonomi Kreatif", pada Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pulau Laut Sigam ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta, terdiri dari unsur PKK Kecamatan, PKK Desa, komunitas kriya, serta masyarakat yang memiliki minat dalam pengembangan produk kerajinan.
Bimbingan teknis menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Dewi Muji Astuti yang menyampaikan materi mengenai pengembangan subsektor kriya, serta Mela Santi, pelaku ekonomi kreatif sekaligus Owner Euforia Florist, yang memberikan praktik langsung pembuatan buket bunga segar dengan konsep yang kreatif dan memiliki nilai jual.
Camat Pulau Laut Sigam, Rakhmansyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
"Semoga kegiatan ini bermanfaat dan mampu mengembangkan produk-produk kriya yang nantinya bisa diperjualbelikan hingga ke luar daerah. Harapan kami, hasil dari pelatihan ini benar-benar dapat diterapkan sehingga usaha masyarakat semakin berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga maupun daerah," ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pertunjukan Event dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, Rudy Nugraha.
Dalam sambutannya, ia menyoroti besarnya potensi Kecamatan Pulau Laut Sigam yang memiliki kekayaan wisata religi dan budaya, salah satunya kawasan Kembang Berenteng serta Makam Raja Sigam yang telah dikenal sebagai destinasi wisata religi di Kabupaten Kotabaru.
Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung dengan hadirnya produk-produk ekonomi kreatif yang menjadi identitas daerah sehingga mampu memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi wisatawan.
"Pulau Laut Sigam memiliki potensi wisata religi dan budaya yang sangat besar. Kehadiran destinasi seperti Kembang Berenteng dan Makam Raja Sigam perlu didukung oleh produk-produk ekonomi kreatif yang berkualitas. Saya berharap dari kegiatan ini lahir pelaku-pelaku kriya yang mampu menghasilkan produk khas daerah, sehingga wisatawan yang datang tidak hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga membawa pulang karya kreatif sebagai cendera mata khas Kotabaru."
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan mempraktikkan setiap materi yang diberikan narasumber. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha yang produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, membuka peluang kerja, dan memperkuat ekonomi kreatif di Kabupaten Kotabaru."
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik bersama narasumber. Mereka diajarkan teknik dasar hingga penyusunan buket bunga segar yang memiliki nilai estetika dan berpotensi menjadi produk komersial untuk berbagai kebutuhan, seperti wisuda, pernikahan, ulang tahun, hingga acara resmi.
Melalui kegiatan ini, Disparpora Kotabaru berharap subsektor kriya terus berkembang sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif daerah, sekaligus melahirkan pelaku usaha baru yang mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sumber Berita: Ginfo